Audit Efisiensi

Tujuan Audit Efisiensi

Menurut Netherland Court of Audit, audit efisiensi adalah audit yang bertujuan untuk membantu meningkatkan efisiensi dengan memberikan informasi pada tingkat efisiensi dan mencatat perbedaan dalam efisiensi tersebut. Dengan menunjukkan kepada suatu organisasi bagaimana cara melakukan audit efisiensi, kita dapat membantu meningkatkan/ memperbaiki cara pengawasan terhadap efisiensi tersebut (dengan menghasilkan efisiensi data).

 

Pertanyaan Audit

Permasalahan yang berkaitan dengan audit efisiensi adalah “Apa perbedaan dalam efisiensi yang dapat kita identifikasi antar organisasi dari waktu ke waktu dan apa alasan perbedaan ini?” Dari permasalahan tersebut kita dapat mengkonversi menjadi suatu pertanyaan audit sebagai berikut:

  1. Seperti apakah outcome dan output yang organisasi berikan? Input yang seperti apakah yang digunakan dalam tujuan ini? Apa/ berapa kuantitas yang terlibat?
  2. Apakah terdapat suatu perbedaan dalam efisiensi antar organisasi dari waktu ke waktu? Jika ada, seberapa besar perbedaan tersebut?
  3. Apakah penjelasan yang potensial untuk menjelaskan perbedaan dalam efisiensi?
  4. Faktor-faktor apa saja yang digunakan untuk menghitung perbedaan efisiensi?

 

Kriteria Audit

Kriteria audit digunakan untuk menentukan suatu organisasi mempunyai output dan outcome yang efisien. Yang dimaksud dengan efisien adalah:

  1. Apakah organisasi bisa menghasilkan output dan outcome yang sama dengan input yang lebih sedikit
  2. Apakah organisasi bisa menghasilkan output dan outcome yang lebih banyak dengan input yang tetap

 

Syarat Audit Efisiensi

Syarat-syarat audit efisensi adalah sebagai berikut:

  1. Outcome, output, input

Pengukuran Efisiensi: Kualitas dan kuantitas dari outcome/ output dan input yang dipakai/ digunakan dalam rangka untuk memberikan outcome dan output tersebut.

  1. Perbandingan

Efisiensi itu relatif. Output dan outcome yang dicapai baik itu efisien atau kurang efisien dibandingkan dengan organisasi lain yang sebanding (setara) hanya bisa dibandingkan dengan yang telah dicapai di masa lalu.

  1. Kualitas

Ketika mengukur efisiensi, kita harus mempertimbangkan kemungkinan adanya perbedaan dalam kualitas antara output yang disajikan sehingga dapat terhindar dari risiko salah saji.

  1. Penjelasan

Penilaian Efisiensi: Menunjukkan apakah sebuah organisasi melaksanakan kegiatannya dengan efisiensi yang maksimal dan/atau organisasi tersebut melaksanakan kegiatannya lebih baik dibandingkan organisasi lainnya.

 

Menghitung Efisiensi

  1. Metode:
    1. Indikator sederhana
    2. Teknik analisis, yang terdiri dari:
  • FDH (Free Disposable Hull)
  • DEA (Data Envelopment Analysis)
  • SFA (Stochastic Frontier Analysis)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s