Bukti Audit

Pengertian Bukti Audit

Bukti audit adalah segala jenis informasi yang digunakan oleh pemeriksa untuk mendukung temuan audit. Pengumpulan  bukti dilakukan oleh auditor mulai dari tahap perencanaan sampai dengan tahap tindak lanjut. Auditor harus merencanakan secara cermat jenis bukti yang akan dipergunakan dan sumber dari mana bukti-bukti tersebut akan diperoleh.

 

Jenis Bukti Audit

Secara umum terdapat empat jenis bukti audit yang dapat dikumpulkan oleh auditor yaitu bukti fisik, bukti dokumenter, bukti kesaksian dan bukti analisis. Auditor harus mempertimbangkan tingkat keandalan dan relevansi jenis bukti yang  akan dikumpulkan, sesuai  dengan tujuan dan lingkup audit.

Berikut adalah penjelasan lebih lengkap mengenai jenis bukti audit:

  1. Bukti fisik

Bukti fisik  dapat diperoleh dari inspeksi langsung atau pengamatan yang dilakukan oleh auditor terhadap orang, properti, atau kejadian. Bukti tersebut dapat didokumentasikan dalam bentuk memorandum, foto, gambar, bagan, peta, atau contoh fisik.

  1. Bukti dokumenter

Bukti dokumenter terdiri atas informasi yang diciptakan seperti surat, kontrak, catatan akuntansi, faktur, dan informasi manajemen atas kinerja. Jenis bukti ini adalah jenis  bukti yang paling umum dan dominan, yang dijumpai oleh auditor dalam pelaksanaan audit.

  1. Bukti Kesaksian

Bukti kesaksian (testimonial) diperoleh melalui permintaan keterangan, wawancara, atau kuesioner dan meliputi perhitungan, pembandingan, pemisahan informasi menjadi unsur-unsur dan alasan yang rasional. Bukti ini dapat juga diperoleh dari pernyataan-pernyataan yang biasanya merupakan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan atau interviu.

  1. Bukti analisis

Bukti-bukti audit analitis diperoleh dari data yang telah diverifikasi dan dianalisis. Analisis tersebut dapat meliputi komputerisasi, analisa rasio, tren, dan pola data yang diperoleh dari auditee atau sumber yang relevan lainnya. Pembandingan juga dapat

 

 

 

 

dilakukan dengan standar industri (benchmarking). Analisis umumnya bersifat angka, misalnya rasio output yang dihasilkan dengan sumber daya yang digunakan. Analisis juga dapat berupa non-angka seperti tren konsistensi keluhan konsumen.

 

Sumber Bukti Audit

Berdasarkan sumbernya, bukti-bukti audit dapat berasal dari :

  1. Internal Entitas yang Diaudit
  2. Eksternal Entitas yang Diaudit
  3. Sumber-sumber Lain

 

Kecukupan, Kompetensi, dan Relevansi Bukti Audit

Auditor di lapangan akan menemukan bermacam jenis dan berbagai sumber bukti. Pertanyaan yang timbul adalah berapa jumlah dan jenis bukti yang harus dikumpulkan sehingga dapat dipertanggungjawabkan untuk mendukung kesimpulan dan rekomendasi? Auditor harus mampu mengumpulkan bukti audit yang memenuhi karakteristik seperti kecukupan, kompeten, dan relevan. Pada tahap survei pendahuluan, bukti yang diutamakan adalah bukti yang relevan. Sementara itu, pada tahap pengujian terinci bukti yang dikumpulkan harus cukup, komperen, dan relevan

  1. Kecukupan Bukti Audit

Bukti disebut cukup jika jumlahnya (kuantitas) memenuhi syarat untuk mendukung temuan audit.

  1. Kompetensi Bukti Audit

Bukti disebut kompeten sepanjang bukti tersebut konsisten dengan fakta, yaitu sah atau valid. Berikut ini bermanfaat untuk menilai kompeten atau tidaknya suatu bukti:

  1. Bukti yang diperoleh dari pihak ketiga
  2. Bukti yang diperoleh dari sistem pengendalian yang efektif
  3. Bukti yang diperoleh secara langsung melalui pengamatan, perhitungan, dan inspeksi
  4. Dokumen asli
  5. Bukti kesaksian yang diperoleh dari individu yang independen atau pakar
  6. Relevansi Bukti Audit

Bukti untuk mendukung suatu temuan audit disebut relevan jika bukti tersebut jelas, mempunyai hubungan yang logis dengan tujuan dan kriteria audit

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s